Taksi “Online” Bakal Pakai Tarif Atas Dan Bawah

By | March 4, 2017

Jakarta, KompasOtomotif – Selain penurunan kubikasi mesin, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga mulai mengenakan tarif angkutan batas atas dan bawah bagi taksi online. Rencana ini telah disampaikan dalam kajian revisi pada uji publik awal yg dikerjakan pada Februari lalu.

Pudji Hartanto selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat, menjelaskan penerapan tarif dikerjakan atas adanya saran dan masukan dari pihak-pihak terkait.

“Dari sebelum uji publik persoalan ini memang telah ada, kami telah mampu masukan. Masalah tarif sebenarnya lebih bagi kesetaraan, biar lebih sehat,” ucap Pudji kepada KompasOtomotif, Rabu (1/3/2017).

Kalau terlalu murah, lanjut Pudji, mulai membuat persaingan tak sehat dengan taksi konvensional. Sebaliknya kalau terlalu mahal juga mampu merugikan konsumen atau penumpang kan.

Menurut Pudji, selain membuat kompetisi bisnis transportasi lebih sehat, adanya pemabatasan tarif atas dan bawah juga dianggap mulai menguntungkan buat perusahaan penyedia taksi online. Dengan begitu mereka telah ada patokan ketentuan besaran tarif buat jarak tempuh.

KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA Ratusan sopir taksi online datang di depan kompleks gedung DPR/MPR RI, Senin (22/8/2016). Para sopir berunjuk rasa menuntut buat mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

“Biasanya kalau dekat-dekat itu biaya lebih murah, dengan patokan tarif pengemudi justru lebih diuntungkan, karena telah ada standarnya. Apalagi ketika ini persaingan taksi online juga cukup ketat, pemainnya semakin banyak,” kata Pudji.

Untuk persoalan penerapan rincian tarif sendiri, Pudji mengaku mulai menyerahkan kepada pemerintah daerah (pemda). Hal ini dikarenakan setiap wilayah berbeda pasarnya. “Sepenuhnya ke pemda, pemerintah pusat tak ikut campur dalam penerapannya,” kata Pudji.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *