Orang Beli Lamborghini Karena Susah Dapat Ferrari

By | March 17, 2017

Jenewa, KompasOtomotif – Ferrari melalui Presiden dan CEO, Sergio Marchionne dalam sebuah wawancara di Jenewa, menyatakan bakal menggenjot produksi agar konsumen tidak menunggu terlalu lama dan lari. Bahkan dirinya tidak takut membuat penyataan bahwa orang-orang membeli Lamborghini karena antre Ferrari.

Artinya, Marchionne sangat yakin, Ferrari masih menjadi pilihan penting konsumen supercar ketimbang merek lain. ”Saya menaruh respek pada Stefano Domenicali (CEO Lamborghini). Tapi orang membeli Lamborghini karena mereka tak dapat menggenggam Ferrari,” katanya, mengutip Car, (15/3/2017).

Begitulah gaya Marchionne, yg tidak takut melontarkan pernyataan apa pun. Dia percaya masa depan merek Kuda Jingkrak yg mulai selalu dicari. Tahun ini, target ditetapkan 8.500 unit Ferrari terjual. Angka itu naik sedikit dari 2016 dengan penjualan 8.014 unit, atau 7.664 pada 2015.

Dia mengakui bahwa tidak mengurangi produksi mulai membuat konsumen senang. Saat ini, kendala yg dialami merek Italia itu adalah membuat konsumen inden terlalu lama, dahulu kabur memilih merek lain. Laporan tahun lalu, pemesan model 488 GTB, California T, dan GTC4 Lusso T harus sabar sampai 2018!

Saat Ferrari harus kehilangan konsumen, merek yang lain ambil keuntungan. Pernyataan Marchionne ada benarnya, dan mungkin tidak mulai membuat Domenicali marah. Lamborghini mencapai rekor penjualan 3.457 pada 2016, atau naik 7 persen ketimbang 2015 di angka 3.245 unit.

Terlepas daru urusan tidak mengurangi kapasitas produksi, Ferrari juga berusaha memasuki segmen pasar yg belum terjamah. Namun, Marchionne menegaskan bahwa pihaknya tidak mau memproduksi mobil dimana orang tidak mau membelinya.

Pernyataan ini juga menepis dugaan bahwa Ferrari bersiap memproduksi mobil entry level, atau bahkan SUV/ CUV. Perusahaan justu melihat peluang pada pengembangan mobil hybrid, memakai mesin V12 transmisi manual bagi menciptakan model baru yg mulai muncul pada 2019 mendatang.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *