Mau Tahu Sejarah Nama Raja Ampat?

By | March 15, 2017

BANDUNG, KOMPAS.com – Raja Ampat yaitu salah sesuatu wilayah kepulauan di Provinsi Papua Barat yg kaya mulai wisata bahari.

Selain keindahan alam bawah lautnya, Raja Ampat juga menarik bagi ditelisik dari sisi sejarah. Salah satunya, soal asal-usul nama Raja Ampat.

Tak ada catatan sejarah baku soal asal-usul terbentuknya nama Raja Ampat. Sebab, ada sejumlah versi yg hingga kini belum diketahui kebenarannya.

(BACA: Cerita Unik Pemandu Wisata Lokal soal Turis Asing di Raja Ampat)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi N Lamatenggo membenarkan seandainya banyak versi mengenai sejarah nama Raja Ampat.

“Tiap daerah milik versi sendiri. Kalau ditanya mana yg paling benar? Ya kami enggak tahu mana yg paling benar. Itu selalu berkembang,” kata Yusdi ketika ditemui di Waisai, Kabupaten Raja Ampat, dua waktu lalu.

KOMPAS. com/DENDI RAMDHANI Matahari tenggelam di salah sesuatu tepian pantai di Waigeo, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Salah sesuatu versi yg paling banyak diketahui masyarakat, nama Raja Ampat tidak lepas dari kisah para raja dari empat pulau terbesar yakni Waigeo, Salawati, Misool dan Batanta. Pimpinan di tiap gugusan pulau itulah yg menjadi awal penamaan Raja Ampat.

“Ada versi, secara pemerintahan lalu di sini wilayah (Kesultanan) Tidore, jadi di sini dibentuk empat pimpinan pulau besar. Waigeo, Salawati, Batanta, Misool, masing-masing milik pimpinan,” ujarnya.

(BACA: Begini Rasanya Naik Kapal Pelni Keliling Raja Ampat)

Yusdi melanjutkan, dari segi legenda masyarakat hingga ketika ini ada yg meyakini seandainya Raja Ampat berasal dari seorang wanita yg menemukan tujuh telur, di mana empat di antaranya menetas menjadi pangeran dan menguasai empat pulau terbesar di daerah tersebut.

“Tapi ada yg cerita legenda tentang penemuan tujuh telur di Wawiai kemudian menetas empat (menjadi raja). Satu menjadi batu dan sesuatu telur menjadi hantu,” tuturnya.

KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Obyek wisata Pasir Timbul di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Sementara itu Wakil Bupati Raja Ampat Manuel Piter Urbinas pun tidak begitu mengetahui soal asal-usul nama Raja Ampat.

“Bagi aku nama tak menjadi masalah, kami cuma fokus apa yg mampu lakukan buat Raja Ampat. Literatur sejarah yg seluruh dipercayai. Biarlah itu jadi kekayaan sejarah masyarakat,” jelasnya.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *