Malam Pun Tiba, Saatnya Menikmati Ikan Di Kota Langsa

By | March 13, 2017

LANGSA, KOMPAS.com – Malam baru saja turun saat kalian datang di Kota Langsa, Aceh, Jumat (10/3/2017). Jalan Ahmad Yani tampak padat. Pada akhir pekan, jalan nasional yg menghubungkan Aceh dan Sumatera Utara itu terus ramai.

“Silakan duduk,” kata seorang laki-laki, pelayan di kafe itu.

Suasana di kafe itu bernuansa pink, dengan lampu agak temaram. Sehingga, pendar lampu menimbulkan suasana redup saat menimpa dinding dicat pink dan abu-abu.

(BACA: Renggali, Ikon Langsa Nan Tersohor)

Di sisi lain, letak meja dibuat senyaman suasana rumah. Sofa berjejer di sudut kiri. Sedangkan di sisi kanan diletakkan meja panjang bagi mereka yg berkeluarga.

Sedangkan bagian depan cuma meja-meja ukuran kecil, cukup buat berdua atau berempat.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Pelayan menyajikan makanan dan minuman di Kafe Keysa, Langsa, Aceh, Jumat (10/3/2017).

Bangunan rumah dan toko (Ruko) tiga pintu dan beberapa lantai itulah Keysa Kafe dan Karaoke berada. Dua pintu Ruko umumnya ditempati oleh kaum tua, sedangkan remaja memilih duduk di sesuatu pintu Ruko.

“Kalau mau karaoke ada di lantai dua,” sebut pelayan perempuan sembari meletakkan minuman di meja kami.

Pemilik kafe yg duduk di meja kasir persis di pojok ruangan Keysa. Dia mengaku baru setahun terakhir membuka kafe itu.

“Di sini, aneka ikan yg menjadi menu favorit. Semua ikan dengan ragam masakannya,” katanya.

Di sampingnya, sang adik duduk serius menerima pembayaran dari para pengunjung.

Tak menunggu lama, pesanan yg sudah ditunggu pun tiba. Ikan bawal sambal cabai hijau yg tersohor di kafe itu pun tersaji di meja.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Kafe Keysa di Langsa, Aceh, Jumat (10/3/2017).

Sambal cabai rawit yg digoreng bersama ikan sungguh terasa pas di lidah. Gurih dan pedasnya sungguh terasa.

Berbeda dengan warung lainnya, kafe ini membuat sambal cabai hijau dengan cara cabai rawitnya diblender tak terlalu halus. Sehingga bulir cabai yg pecah masih kelihatan jelas.

Jika di warung lainnya, cabai hijau yg digunakan biasanya cabai hijau besar dengan cara dibelah beberapa dulu digoreng bersama ikan.

“Ikan asam manisnya juga enak, mau dicoba?” kata pelayan lagi.

Menu yang lain yg tidak kalah nikmat yaitu, udang goreng tepung, dipadu padan dengan cah kangkung, maka lengkaplah menu makan sungguh nikmat di kafe itu.

KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO Ikan kerapu sambal cabai hijau, nasi putih, goreng udang tepung di Kafe Keysa, Kota Langsa, Aceh, Jumat (10/3/2017) malam.

Soal harga, jangan khawatir. Kafe ini cuma membanderol harga Rp 12.000 per ons ikan. Ikan terkecil cuma seberat empat ons. Jadi, harga masih terbilang pas di dompet. Jus segar juga terbilang murah, cuma Rp 10.000 hingga Rp 12.000 per gelas.

Sembari makan, alunan musik Kenny G mengalun pelan. Ketika berbicara pun musik itu masih mampu dinikmati.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *