Lebih Pede Naik Motor Adventure Kawasaki 250 Cc

By | March 7, 2017

Jakarta, KompasOtomotif – Bayangan awal, seperti yg sudah-sudah, sepeda motor adventure milik postur yg tinggi. Penunggangnya harus bersusah-payah bagi sekadar naik pertama kali. Tapi ada Kawasaki Versys-X 250 berbeda.

KompasOtomotif berkesempatan menjajalnya dalam sebuah kesempatan di Bromo, Jawa Timur, belum lama ini. Punya status sebagai motor adventure dengan cc kecil, Versys-X 250 memang lebih ”rendah hati”. Maksudnya, makin mudah dikendarai.

Poin pertama adalah kenyamanan ketika berhenti. Naik motor ini tak terlalu susah dengan jok setinggi 815 mm, dan KompasOtomotif milik tinggi badan 172 cm. Mengangkat kaki bagi duduk di jok tidak perlu harus naik footstep lalu dengan motor distandar samping, kecuali bagi orang setinggi 165 cm.

Duduk diam di atas jok, kaki hampir menapak sempurna. Tidak jinjit, tetapi bagian tumit sedikit mengambang. Posisi ini telah cukup bagi menaikkan yakin diri, terutama ketika dipakai belok pelan atau saat menjaga keseimbangan. Kaki dapat menjangkau tanah tanpa susah.

Ternyata Versys-X250 ini memang dikembangkan bagi pasar Asia, khususnya Indonesia. ”Setelah itu, disesuaikan buat pasar-pasar yg lain, termasuk Eropa dan Amerika,” kata Hiroyuki Wada, Project Leader Versys-X 250 dari Kawasaki Heavy Industries, Jepang.

Istimewa Posisi berkendara yg ditawarkan Kawasaki Verys-X 250 sangat nyaman.

Nyaman
Masih membahas seputaran kenyamanan duduk. Seperti motor adventure pada umumnya, jok terasa lebih enak diduduki. Apalagi, lebar setang juga pas, terutama dipakai buat berkendara jarak jauh. Ergonomi ini menjadi andalan Verys-X 250 bagi dipinang.

Tapi sayang, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) cuma memberi kesempatan jurnalis menjajal kesan awal saja. Masih butuh bukti, motor ini cepat bikin capek atau tidak, atau mencari karakter mesin yg lebih detail dengan pengendaraan jarak yg lebih jauh.

KompasOtomotif dan puluhan media lainnya harus bergantian buat mencicipi tujuh unit Versys-X 250 di jalanan meliuk naik-turun permukaan aspal sekitar 13 km, dikombinasi berkendara di lautan pasir Bromo yg juga berjarak belasan km saja, keesokan harinya.

Patut diberi apresiasi adalah handling yg terasa ringan. Bobot motor ini tidak terlalu berat, hanya 185 kg bagi versi lengkap (Tourer) dengan semua pernik tambahan. Dipakai meliuk-liuk di jalanan aspal berliku tidak seberapa butuh effort, dan ini bagus bagi pengendara pemula.

Buat mencari kesan awal saja, telah cukup. Verys-X-250 seharusnya lebih nyaman dipakai touring jarak jauh karena ringan dan ergonomis. Tapi bagi sedikti geber-geber, tetap bakal lebih ampuh motor adventure dengan kapasitas mesin lebih.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *