Insentif 15 Dollar AS Untuk Mengejar Target 15 Juta Wisman

By | March 13, 2017

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam upaya mengejar target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2017, yakni 15 juta orang, Kementrian Pariwisata melakukan terobosan baru dengan memberi insentif sebesar 15 dollar AS atau setara Rp 200.000 bagi sesuatu orang wisman.

“Kita memiliki target yg sangat menantang dari tahun 2017 sampai 2019. Tahun ini kami harus mampu 15 juta (wisman), tahun dulu 12 juta (wisman) dan tambahan tiga juta (wisman) lumayan berat karena belum pernah terjadi dalam sejarah lonjakan sampai tiga juta (wisman),” kata Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu ketika ditemui di Hubei-Indonesia Project Promotion Meeting, Hotel Shangri-La Jakarta, Jumat (10/3/2017).

(BACA: Kemenhub Dukung Target 15 Juta Wisman Tahun 2017)

Untuk itu berbagai strategi dikerjakan oleh Kemenpar dalam menarik wisman berkunjung ke Indonesia. Salah satunya yg terbaru dan diberlakukan sejak awal tahun 2017 adalah pemberian insentif 15 dollar AS per orang kepada maskapai atau wholesaler.

Dijelaskan oleh Vinsensius, insentif tersebut cuma berlaku untuk maskapai atau wholesaler yg melakukan penerbangan, khususnya carter ke destinasi di luar Bali dan Jakarta.

KOMPAS.com/I MADE ASDHIANA Pesawat Silk Air di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jawa Barat, Minggu (5/2/2017).

Tak cuma Kemenpar, lanjut Vinsensius, Kementerian Perhubungan juga selalu meningkatkan dan memperbaiki fasilitas di bandara Indonesia.

Sedangkan Angkasa Pura memberi biaya pendaratan dan parkir gratis selama sesuatu tahun bagi maskapai dengan rute baru di luar Bali dan Jakarta.

“Itu namanya semi hard selling. Sebenarnya negara-negara kompetitor kami seperti Malaysia dan Thailand telah lama melakukan hal yg sama,” katanya.

Menurut Vinsensius, 15 dollar AS per orang tersebut mulai diberikan kepada wholesaler atau maskapai, yg biasanya mulai digunakan buat menurunkan harga paket wisata atau sebagai biaya promosi media.

“KPI (Key Performance Indicator) kami adalah di pax, per orang. Apa yg kalian investasikan harus dapat balik dengan orang. Kalau dikonversikan biayanya sebesar 15 dollar AS,” katanya.

Vinsensius menambahkan, wisman yg berkunjung ke Indonesia rata-rata menghabiskan 1.200 dollar AS atau setara Rp 16 juta ketika berkunjung ke Indonesia. 

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *