Honda Siap Terbang Dengan ”Big Wing Dan Big Bike”

By | March 19, 2017

Jakarta, KompasOtomotif – Pelan tetapi pasti, PT Astra Honda Motor (AHM) makin menancapkan eksistensi di ranah sepeda motor berkapasitas mesin besar (big bike/moge). Sejak memulai bisnis ini pada Juni 2015 silam, penjualan makin naik dan stabil. Bahkan bahkan tahun ini target naik berlipat.

Baca: CMX500 Rebel Gandakan Target Jualan Moge Honda

Gerai khusus yg mereka namai Honda Big Wing kini telah berdiri 10 lokasi di sembilan kota besar. Di tempat ini, konsumen mulai mendapat layanan khusus dan personal. Produk dipajang, termasuk ketersediaan soal teknis.

Executive Vice President Director AHM Johannes Loman menyampaikan bahwa pihaknya telah mempunyai segala infrastruktur bagi memantapkan jalan di bisnis big bike. ”Jadi kita telah ada semua, setelah itu berangsur launching produk. Kami mengerti, konsumen di segmen ini membeli big bike pasti ingin pelayanan khusus,” ujar Loman, (17/3/2017) di Jakarta.

Soal pasar moge, Loman menyatakan masih belum terlalu besar. Tapi, dirinya meyakini bahwa ke depan segmen ini mulai berkembang pesat, meskipun tak mulai menyentuh titik yg sama dengan ”motor biasa”.

”Mungkin lima persen (dari pasar motor) saja telah besar sekali. Jadi menurut saya, kebutuhan masyarakat bagi sepeda motor itu bukan cuma buat transportasi ke deannya, tetapi juga buat lifestyle,” ucap Loman.

Lebih lanjut, Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya mengatakan, bahwa konsumen di segmen moge itu tidak perlu dipengaruhi apa pun, bahkan gimmick sekalipun, karena mereka telah tahu model, spesifikasi, dan teknologi.

”Sekarang tinggal pelayanan. Surat-surat di kita afdol, pelayanan aman, servis dijamin, mekanik siap. Bahkan kita telah bekerjasama dengan Astra World dengan ERA-nya. Towing siap,” kata Thomas.

Saat ini, AHM milik sembilan moge yg mulai dijadikan senjata buat berpenetrasi. Sebelum CMX500 Rebel, telah ada delapan lainnya, termasuk model paling laku CB500X. Jadi pemimpin pasar moge? ”Susah menghitungnya, karena ada dua (merek dan model) yg tak masuk AISI,” ucap Thomas.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *