Gubernur Riau: Ombak Bono, Destinasi Wisata Kelas Dunia

By | March 16, 2017

PELALAWAN, KOMPAS.com – Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman takjub dengan keindahan Ombak Bono di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan ketika menghadiri puncak Festival Bekudo Bono, Selasa (14/3/2017).

“Sangat wajar Ombak Bono menjadi perhatian peselancar dunia, ini wisata kelas dunia,” ujar Arsyadjuliandi Rachman yg akrab disapa Andi Rachman di sela-sela kegiatannya di Kabupaten Pelalawan.

(BACA: Mengenal Ombak Bono, Pengalaman Dikejar Tujuh Hantu Itu Takkan Terlupakan…)

Gubernur Riau terpikat dengan kedahsyatan Ombak Bono sehingga menyebut pariwisata sekelas Bono yg dimiliki Provinsi Riau tak kalah dengan keindahan destinasi wisata di Bali.

“Baru sekali ini aku melihat segera kedahsyatan Ombak Bono ini, sangat luar biasa,” katanya.

Menurut Andi, biasanya selama ini dirinya selalu mengikuti perkembangan wisata Ombak Bono. Namun lebih banyak melihat video dan pernah waktu 2013 melihat dari udara.

“Tapi kali ini berbeda, aku merasakan betul kedahsyatannya,” katanya.

(BACA: Mengenal Ombak Bono: Mitos di Antara Tujuh Hantu Lama dan 1.000 Hantu Baru)

Ia meminta kekayaan yg dimiliki Pelalawan harus dijaga dengan baik, terutama dari perilaku penyambutan wisatawan.

“Keramahtamahan masyarakat sekitar harus tetap dipertahankan, ini wisata kelas dunia,” kata Andi.

KOMPAS/SYAHNAN RANGKUTI James Cotton peselancar Australia (berdiri di belakang) berhasil mencatat rekor dunia berselancar ombak bono sejauh 17,2 kilometer, memecahkan rekor Steve King yang berasal Inggris sejauh 12,23 kilometer yg dibuat tahun 2013.

Mengitari Sungai Kampar dengan speedboat didampingi Bupati Pelalawan HM Harris, Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Pj Walikota Pekanbaru, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal Usman, dan sejumlah pejabat lainnya, Gubernur Riau mengakui kekayaan Bono adalah anugerah yg diberikan buat Pelalawan.

Festival Bekudo Bono digelar selama tiga hari, 12-14 Maret 2017.

Kegiatan ini didukung masyarakat dan perusahaan swasta yg berada di Pelalawan, salah satunya PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).
Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *