Generasi Kedua Mobil Perdesaan Siap Bergulir

By | March 10, 2017

Denpasar, KompasOtomotif – Setelah memperkenalkan generasi pertama mobil perdesaan, Institut Otomotif Indonesia (IOI) makin yakin diri bagi langsung launching generasi kedua.
 
“Saat ini generasi kedua statusnya masih prototipe. Akan ada 2 model nantinya merupakan 2A dan 2B,” kata Presiden IOI I Made Dana Tangkas, di sela – sela acara Expo Industri Kreatif Mobil dan Motor di Bali Creative Industry Center (BCIC) Denpasar, Kamis (9/3/2017).
 
Desain awal tipe 2A yg ketika ini telah jadi prototipe yaitu hasil dari tim IOI dibantu dengan pensiunan Toyota, Daihatsu dan Hino. Sedangkan 2B IOI cuma dibantu dari pensiunan Toyota.
Made Dana berharap genarasi berikutnya ada keikutsertaan dari produsen lain. “Paling tidak, ada transfer teknologi yg diberikan ATPM bagi mobil perdesaan,” ujar Made Dana.
 
Sasis
 
Merujuk fungsionalitas, mobil perdesaan memang diperuntukkan sebagai mobil angkut. Atas dasar itu maka sasis atau platformnya harus benar-benar memiliki kekuataan ekstra paling tak bisa menggendong beban 1 – 2 ton. 
 
Untuk body atau karoseri dibebaskan bagi disesuaikan dengan kebutuhan. Kendati demikian ada standardisasi yg disiapkan.
 
Penggerak
 
Sedangkan bagi mesin diakui masih selalu dikembangkan. Intinya mesin tersebut lebih menitikberatkan pada torsi daripada tenaga. Harapannya dengan torsi yg besar, daya gulir awal dapat mulus meskipun mengangkut beban berat. Made Dana menjelaskan maksimal kecepatan dibatasi 60 – 70 kpj.
 
Untuk penggerak ada 2 pilihan, 2 roda dan 4 roda. Kebutuhan gerak 4 roda lebih diperuntukkan pada mobil dengan rute ekstrem seperti menanjak, jalan becek dan berbatu.
 
Bicara harga ketika ini IOI memasang kisaran Rp 60 juta – Rp 80 juta.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *