Geely Dikabarkan “Mundur Teratur” Beli Proton

By | March 6, 2017

Kuala Lumpur, KompasOtomotif – Salah sesuatu peminat bagi masuk dalam foreign strategic partner (FSP) Proton, Zhejiang Geely, kemungkinan bakal menarik diri. Proses negosiasi mampu saja berhenti, berdasarkan laporan The Star, mengutip Bloomberg, (3/3/2017).

Dari laporan tersebut, Chairman Geely Li Shufu menyatakan alasan penarikan diri itu karena induk dari Proton, DRB-Hicom, dianggap kebingungan mengenai konsep kemitraan yg mulai dijalankan. Li menyampaikan bahwa DRB-Hicom terus-terusan mengubah rencana.

”Mereka selalu berubah. Sekarang ini, besok itu. Mereka belum menetapkan apa yg mereka inginkan,” kata Li dalam wawancara khusus di Beijing.

Sebelumnya, dilaporkan Geely dan perusahaan Perancis, PSA Group berminat bagi menjadi mitra Proton. Janji DRB-Hicom, dua teknologi baru yg dikembangkan besama Volvo termasuk dalam kesepakatan.

Sumber menyampaikan bahwa Geely ingin masuk lebih serius mengembangkan pasar dengan mobil setir kanan dengan kerjasama ini, dan itu harus meminjam kuasa Proton.

Seperti ditulis Paultan, CEO Proton Datuk Ahmad Fuaad Kenali dan juru bicara perusahaan menolak berkomentar soal ini.

Sementara di yang lain pihak, PSA mengonformasi sudah memasukkan penawaran kerjasama, yg di dalamnya ada klausul bagi adanya akses memanfaatkan fasilitas Proton memproduksi dan mengekspor kendaraan, guna melancarkan misi PSA masuk ke ranah Asia Tenggara.

DRB-Hicom telah mengumumkan sebelumnya kalau keputusan final tentang kerjasama dengan merek yang lain ini mulai diumumkan akhir semester pertama 2017.

Negosiasi diharapkan masuk kriteria kunci Proton, yakni strategis, operasional, dan cocok secara kultur. Proton juga ingin, bahwa kerjasama ini tetap menjadikan merek Malaysia itu sebagai merek mobil nasional pertama dan satu-satunya merek yang berasal ASEAN.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *