Cara Mitsubishi Menghindar Terjerumus Di Lubang Yang Sama

By | March 12, 2017

Tokyo, KompasOtomotif – Pepatah mengatakan, cuma keledai yg mulai terjerumus pada lubang yg sama. Demi menghindari kejadian ini, Mitusbishi Motors Corporation mengambil langkah serius terkait perkara pemalsuan data jarak tempuh kendaraan di Jepang, April 2016 lalu.

Skandal ini mencoreng citra perusahaan di dunia industri otomotif dunia. Empat bulan pasca terkuaknya masalah ini,  Mitsubishi mesti menanggung kerugian sampai 129,7 miliar yen atau Rp 15,11 triliun.

Pemerintah Jepang kemudian mengambil keputusan buat melarang Mitsubishi menjual dua produknya, dan diizinkan kembali setelah memperbaiki data yg salah. Masih dalam proses perbaikan, Mitsubishi kali ini dalam tahap finalisasi 31 langkah bagi mencegah hal tersebut terulang.

Mengutip Nikkei, Jumat (10/3/2017) 31 regulasi internal yg dipantau dan dilaporkan kepada Kementerian Transportasi Jepang, setidaknya telah ada 23 poin yg berhasil direvisi dan dijalankan pihak Mitsubishi. Sementara delapan lagi, termasuk pengujian manual dan pelatihan ulang bagi pekerja, baru mulai bersiap diimplementasikan akan 1 April 2017.

“Kami sedang mengkaji struktur organisasi kami, dengan mata kalian mengarak ke Nissan Motor, yg sudah memasuki kemitraan modal dengan Mitsubishi Motors,” ujar Osamu Masuko, Presiden Mitsubishi Motors.

Juri ahli juga sudah direkrut, bagi dapat memeriksa perubahan pada pengujian manual. Manajer dan staf di divisi pengembangan mulai menjalani pelatihan ulang, buat meningkatkan kemampuan manajemen dan kecakapan teknis. Struktur organisasi pada divisi tersebut, juga mulai disederhanakan, demi memudahkan komunikasi dan pengambilan keputusan.

Mitsubishi Motors mulai selalu melaporkan kepada Kementerian Transportasi secara berkala, terkait dengan efek yg terjadi dari segala perubahan, yg tentunya diharap bakal menuju perbaikan.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *