Belum Terima Data Gaikindo, Toyota Enggan Bicara Pasar

By | March 11, 2017

Demak, KompasOtomotif – Kasus yg menjerat Yamaha dan Honda terkait penetapan harga Skutik 110cc dan 125cc, membuat berbagai pihak akan waspada ikut terseret, salah satunya Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Efeknya, data penjualan mobil yg biasanya mengalir, akan macet.

Tentunya, tanpa adanya data tersebut, yg dikumpulkan dari segala Agen Pemegang Merek (APM), mulai sulit bagi mampu membaca pasar otomotif. Hal ini juga yg dialami oleh pihak Toyota Astra Motor (TAM), saat dicecar pertanyaan mengenai keadaan market.

Baca juga : Pejelasan KPPU Menetapkan Yamaha dan Honda Bersalah

“Marketnya itu aku harus agak gimana ya, sekarang Gaikindo belum mengeluarkan, jadi keterangan market tak gampang,” ujar Henry Tanoto, Wapresdir TAM ketika ditanyakan mengenai keadaan pasar otomotif roda empat bulan Januari-Februari 2017, Rabu (8/3/2017).

Henry kembali menegaskan kalau pihaknya belum menerima data. “Kalau market memang lagi tunggu ini. Tidak ada, kita tak dapat,” ucap Henry.

Baca juga : Gaikindo Mendadak Posesif, Kenapa?

Fatrijanto, Managing Director New Ratna Motor (Nasmoco), diler resmi Toyota bagi wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta menambahkan, kalau seharusnya memang Gaikindo dapat terbuka. “Namun memang mestinya tak boleh dirahasiakan, segala harus terbuka,” ujar Fatrijanto.

Namun, seperti pemberitaan yg dikeluarkan KompasOtomotif dua waktu lalu, pihak Gaikindo melalui Ketua Umumnya, Johannes Nangoi, mengaku telah tak lagi ada persoalan (khawatir terseret kartel) dan sudah berdiskusi dengan pihak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Kemudian menjanjikan data telah akan mampu diolah kembali.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *