Bandara Swasta Pertama Di Indonesia Beroperasi Akhir 2018

By | March 15, 2017

JAKARTA, KOMPAS.com – Bandara pertama yg dibangun oleh swasta di Indonesia tepatnya di Bintan, Kepulauan Riau, mulai selesai pada tahun 2018.

Lokasi bandara tersebut di kawasan Bintan Resorts. Hal itu diungkapkan oleh Managing Director PT Bintan Aviation Investments, Michael BK Budy.

“Bandara ini dibangun di lahan kita sendiri. Pembangunan bandara ini tidak memakai uang negara, 100 persen. Akhir tahun 2018 itu selesai (pembangunan). Itu tentunya di bawah bimbingan Kementerian Perhubungan,” kata Michael ketika acara jumpa pers Nota Kesepahaman antara Bintan Resort, Bintan Aviation Investments dengan Sriwijaya Air Group di Jakarta, Selasa (14/3/2017).

(BACA: Bukit Pasir Bekas Tambang di Bintan yg Instagenic)

Menurut Michael pihak Bintan sudah mengerjakan pembangunan bandara secara fisik. Pembangunan fondasi landasan pacu adalah fase yg paling lama.

“85 persen telah selesai buat panjang tiga kilometer. Dimensinya bagi pesawat berbadan lebar telah selesai. Semua infrastruktur pendukung kalian siapkan sendiri akan listrik hingga air,” jelasnya.

Ia menyampaikan nantinya terminal Bandara Bintan mulai mampu melayani sebanyak sesuatu juta penumpang. Selain itu, Bandara Bintan juga mulai memiliki Aeropark Science Park.

“Bandara mulai berdiri di atas lahan 700 hektar. Untuk MRO mulai berada di lahan 500 hektar. Pembangunan bandara ini kita investasi tahap awal sebesar 100-150 juta dollar AS,” tambahnya.

Adapun MRO (Maintenance-Repair-Overhaul) adalah pusat perawatan pesawat. Bandara Bintan diproyeksikan mulai memiliki MRO yg dapat digunakan oleh maskapai asing maupun dalam negeri.

Selain itu terminal Bandara Bintan juga mulai disambung dengan terminal feri. Michael menyampaikan izin pembangunan Bandara Bintan sudah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan pada tahun lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso menyampaikan Bandara Bintan berstatus khusus.

Bandara Bintan terletak di antara beberapa bandara besar merupakan Bandara Raja Haji Fisabillah, Bintan dan Bandara Hang Nadim, Batam. “Untuk bandara Bintan ini keperluannya wisata. Tata letaknya sangat strategis,” kata Agus.

Sumber: http://travel.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *