Awal April, Regulasi Baru Taksi “Online” Berlaku

By | March 21, 2017

Jakarta, KompasOtomotif – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah melakukan revisi terhadap Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 32 Tahun 2016 mengenai regulasi taksi online. Usulan ini kemudian mendapatkan tanggapan dari tiga penyedia jasa, Grab, Go-Jek, dan Uber. Tetapi, sesuai jadwal, Kemenhub tetap mulai memberlakukan regulasi baru ini akan April mendatang.

Kasubdit Angkutan Orang Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Ahmad Yani, menjelaskan bahwa penerapan pada April mendatang sesuai dengan batas waktu yg telah ditentukan di awal.

“Saat diterapkan pertama kali itu masa sosialisasinya enam bulan, tepatnya nanti ketika April. Pak Dirjen waktu itu juga telah menyampaikan bahwa 1 April mulai dilaksanakan regulasi barunya,” kata Yani ketika dihubungi KompasOtomotif, Senin (20/3/2017).

Menurut Yani, ketika telah diterapkan nanti taksi online juga telah segera memakai batasan tarif atas dan bawah mengikuti ubahan revisi yg ada. Pembatasan tarif sendiri sebenarnya bertujuan bagi menciptakan persaingan sehat antara angkutan sewa umum dan khusus.

KOMPAS.com/YOGA SUKMANA Desain stiker taksi online dari Kementerian Perhubungan

Ketika ditanya mengenai pernyataan keberatan dari ketiga penyedia jasa online, Yani menerangkan sampai ketika ini pihaknya belum memberikan tanggapan resmi.

“Untuk sekarang belum ada tanggapan, masih kami kordinasikan. Tapi ketika pelaksanaan uji publik kemarin mereka (Grab, Go-Jek, Uber) tak memberikan masukkan apa-apa, jadi harusnya tak persoalan karena sebelumnya kan telah kalian kasih ruang,” ucap Yani.

Sumber: http://otomotif.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *